Langkah FIFA dan Rusia Tekan Angka Kerusuhan Piala Dunia 2018

Langkah FIFA dan Rusia Tekan Angka Kerusuhan Piala Dunia 2018 – Tahun depan, turnamen Piala Dunia 2018 digelar di Rusia. Seperti yang diketahui, baru saja Rusia sukses menggelar Piala Konfederasi dengan aman dan juga tanpa masalah apapun entah itu kerusuhan maupun juga terorisme yang sekarang sedang marak terjadi. Akan tetapi, masalah keamanan memang masih menjadi salah satu hal yang paling penting untuk diprioritaskan khususnya kerusuhan antar suporter yang fanatik.

Masalah Keamanan Masih Menjadi Isu Piala Dunia 2018

Bandar Judi Bola Online – Kerusuhan antar suporter memang masih menjadi masalah besar. Bukan hanya di dalam negeri saja melainkan di luar negeri juga apalagi sebentar lagi pagelaran Piala Dunia 2018 akan segera berlangsung di negeri beruang merah, Rusia. Meskipun berhasil menggelar Piala Konfederasi dengan sukses dan aman tanpa masalah keamanan, namun yang mengikuti turnamen itu hanya delapan negara saja sehingga masih belum ada setengah dari peserta piala dunia yang sesungguhnya tahun depan yaitu sekitar 32 termasuk tuan rumah sendiri. Kerusuhan ini bisa menodai turnamen ini bahkan tahun lalu hal yang sama melibatkan suporter tuan rumah sendiri.

Mungkin sebagian dari Anda masih ingat jika dahulu di pagelaran Piala Eropa 2016 silam, ada preman yang menyusup diantara suporter Rusia dan akhirnya menyerang suporter Inggris yang terkenal sebagai hooligans. Begitu fans fanatik The Three Lions ini mendapatkan serangan seperti itu, jelas mereka akan langsung brutal dan akibatnya, banyak sekali suporter Inggris yang mengalami cedera dan sebagian lagi pulang lebih awal karena mereka khawatir akan menjadi sasaran fans Rusia. Adanya perkelahian seperti itu bukan hanya membuat panas di luar lapangan saja melainkan juga pertandingan di atas lapangannya pun juga mengalami tensi yang naik bahkan kerusuhan ini terencana.

Sudah direncanakan jauh-jauh adanya kerusuhan ini dan baru terungkap dari adanya video yang beredar mengenai latihan kerusuhan yang dijalani khusus oleh fans Rusia sebelum mereka berangkat menuju Perancis. Bahkan kerusuhan tak hanya terjadi di dalam stadion saja melainkan juga di sudut jalan atau kafe yang menggelar nonton bareng dan sebagainya. Tentunya FIFA tidak ingin lagi tercoreng termasuk Rusia yang sekarang menjadi tuan rumah sehingga FIFA menyatakan perang terhadap aksi holiganisme ini bahkan mereka memiliki rencana untuk membuat kartu identitas untuk para suporter ini yang ingin menyaksikan pertandingan langsung di dalam stadion di Rusia.

Rusia Akan “Legalkan” Kerusuhan di Piala Dunia 2018

Bukan hanya FIFA saja yang ingin menyatakan perang terhadap hal ini dan menyiapkan cara ampuh untuk menekan kerusuhan melainkan pemerintah Rusia pun sebagai tuan rumah juga berencana untuk menerapkan aturan guna menekan angka kerusuhan yang terjadi ini meskipun gagasan yang dilontarkan ini sangat gila dan jelas mendapatkan banyak sekali kecaman beberapa pihak. Igor Lebedev yang merupakan anggota parlemen Rusia justru ingin sekali melegalkan adanya perkelahian ini dan menerapkan aturan yang disebut dengan Draka yang artinya adalah perkelahian dalam bahasa negeri Beruang Merah. Di situs resmi LDPR partainya, Lebedev justru menjelaskan aturan.

Langkah FIFA dan Rusia Tekan Angka Kerusuhan Piala Dunia – Meskipun dilegalkan, namun dalam perkelahian ini, pesertanya juga dibebankan dengan aturan tertentu seperti dalam satu grup hanya sekitar 20 orang saja yang akan ikut serta dakam kerusuhan tanpa adanya senjata dan itu berlangsung di dalam arena sendiri. Menurut beliau pertunjukan ini juga akan sangat menarik dan sama menariknya dengan laga yang berlangsung di Piala Dunia. Beliau juga menambahkan bahwa adanya pertarungan yang sudah diorganisir ini akan mampu mengubah agresi suporter menuju ke jalan damai.

Sebenarnya bukan kali pertama Lebedev menuai kontroversi seperti ini jelang Piala Dunia 2018  sebab ketika kerusuhan terjadi tahun lalu, beliau justru mengatakan “kerja bagus” pada fans Rusia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *